Desa Membangun Kibarkan Merah Putih di Internet Lewat Desa.ID


Indonesia memiliki aneka ragam pusaka (heritage) yang menunjukkan cara dan pandangan hidup masyarakatnya. Ada yang teraga (tangible), ada yang tidak teraga (intangible). Keduanya menjadi batu pijakan struktur hukum dan tatanan kebudayaan yang berkembang. Sayang, keragaman khasanah ke-Indonesia-an makin tenggelam akibat monopoli dan konglomerasi media massa.

Peluang untuk mengurangi keseragaman informasi ada pada dua kunci, pertama pada urusan konten dan kedua pilihan teknologi. Urusan konten bisa dilakukan melalui strategi mendorong untuk terlibat dalam produksi konten. Internet merupakan pilihan teknologi yang bisa dilirik untuk menggempur kecenderungan konglomerasi media.

ICT Watch melaporkan jumlah wartawan media komersil di Indonesia sekitar 30 ribu orang, jumlah itu kurang dari 1 prosen bila dibandingkan dengan jumlah blogger yang mencapai 3,3 juta orang. Tak heran, saat ini kunci kecepatan dan keragaman isu sudah beralih ke para aktivis online.

Pilihan teknologi paling murah dan andal jatuh pada internet. Jumlah pengguna internet di Indonesia terus naik, bahkan bisa dikatakan melonjak tajam tiap tahunnya. Data Internetworldstat (2012) menunjukkan pengguna internet di Indonesia mencapai 55 juta. Jumlah itu menempati peringkat empat di Asia, setelah China, India, dan Jepang.

Untuk menandai identitas kolektif Indonesia gunakanlah nama domain ID. Domain ID merupakan inisial yang menandai pengelola website berasal dari Indonesia. Untuk menandai organisasi dari Indonesia gunakan OR.ID, untuk menandai pemerintah Indonesia gunakan GO.ID, sementara untuk keperluan lembaga niaga gunakan CO.ID. Semua atribut Indonesia bisa lihat dalam layanan nama domain PANDI.

Gerakan kolektif untuk mengibarkan khasanah heritage Indonesia tengah dilakukan oleh Gerakan Desa Membangun (GDM)dan lembaga-lembaga pendukungnya. Gerakan itu lahir sebagai jawaban atas minimnya konten desa di dunia internet. Dalam satu saja, GDM telah mengorganisasi ratusan desa yang aktif mempublikasikan potensi dan sumber daya desa di dunia internet.

Untuk mengibarkan konten-konten desa, GDM menggunakan nama domain DESA.ID untuk memperluas penyebaran konten desa di Indonesia. Berdasar Data Kementrian Dalam Negeri (2012) ada 71 ribu desa yang potensial untuk mendorong keanekaragaman konten desa.

Bila gerakan tersebut diadopsi sebagai strategi pemberdayaan desa maka merah putih akan terus berkibar di jagad virtual. Ayo, dukung!

2 thoughts on “Desa Membangun Kibarkan Merah Putih di Internet Lewat Desa.ID

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s