Kelola Pengetahuan Desa Lewat Museum Desa


Gagasan pendirian museum desa oleh Pemerintah Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Banyumas menjadi oase dalam khasanah kajian tentang desa. Desa tak lagi identik dengan kebodohan dan keterbelakangan, kini mereka mengelola pengetahuan dan pengalaman hidupnya menjadi bentuk komunikasi ilmiah. Lewat Museum Naladipa, Pemerintah Desa Dermaji mencoba untuk menempatkan pengetahuan menjadi modal baru dalam pembangunan dunia perdesaan.

Senin (17/6/2013), tepat pada hari lahir sang Kepala Desa, Bayu Setyo Nugroho, peresmian Museum Naladipa dilakukan. Peresmian itu dimeriahkan dengan festival dolanan bocah dan pentas seni desa. Ada 670 anak terlibat dalam acara festival bocah. Mereka memakai mahkota daun nangka dan menggunakan pakaian tradisional Desa Dermaji. Puluhan kelompok seni juga tampil, seperti seni ebeg, marawis, kenthongan, gubrag lesung, dan tari-tarian. Ada juga pesta tumpeng dari 17 RT di Desa Dermaji.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s