Gerakan Reformasi Agraria di Indonesia


Meski Indonesia telah merdeka selama 67 tahun, persoalan tata kelola lahan (tanah) masih didominasi persoalan-persoalan warisan kolonial. Perhutani sebagai badan usaha milik negara (BUMN) hingga kini masih terus berkonflik dengan sejumlah wilayah yang secara geografis berbatasan dengan tata kelola lahan yang mereka ajukan. Hampir semua perusahaan yang berhubungan dengan perkebunan, pertambangan, maupun perusahaan lainnya memiliki pekerjaan rumah yang sama.

Persoalan ini terkait dengan kebijakan tata kelola lahan yang dijalankan oleh negara. Pada 1960, Indonesia memiliki Undang-Undang yang mengatur tentang agraria, yaitu UU No 5 tahun 1960. Sayang pada zaman Orde Baru, undang-undang ini terlalu jarang dijadikan rujukan, pertimbangan, dan pertimbangan dalam membuat undang-undang lain yang memiliki irisan dengan soal agraria (baca: tanah). Akhirnya terjadi tumpang-tindih dalam dunia tata perundang-undangan di Indonesia yang mengatur soal tersebut.

Film pendek ini merupakan dokumentasi Gekko Studio atas gerakan rakyat Indonesia untuk menuntut reformasi agraria. Aksi massa yang dilakukan pelbagai organisasi masyarakat sipil untuk menuntuk reformasi agraria sejati.

Reforma Agraria Sejati from Gekko Studio on Vimeo.

Pada Pertengahan Januari 2012 (12/1/2012), ribuan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara Jakarta dan juga Dewan perwakilan Rakyat. Mereka mewakili organisasi tani, buruh, masyarakat adat dan organisasi mahasiswa serta lembaga swadaya masyarakat. Aksi ini meminta pemerintah untuk menghentikan segala bentuk perampasan tanah dan mengembalikan tanah kepada rakyat serta menghentikan kekerasan yang dilakukan aparat kepada masyarakat. Pemberian kuasa atas lahan kepada perusahaan oleh pemerintah tanpa mengakomodir kepentingan warga acapkali menyebabkan terjadinya sengketa lahan dengan masyarakat.

Reformasi agraria sendiri dapat diartikan sebagai land reform yaitu kebijakan redistribusi kepemilikan tanah atas nama keseimbangan, kepatutan, dan keadilan. Masyarakat diberi akses untuk memanfaatkan atau menguasai/ memiliki tanah.

  • Tak Berkategori

One thought on “Gerakan Reformasi Agraria di Indonesia

  1. pertamax! …#eh

    tanah setelah dikuasai penjajah asing berabad-abad, eh setelah merdeka malah dijajah bangsa sendiri…

    mari terus dampingi untuk mengembalikan tanah kepada yang berhak secara patut, adil dan berkeseimbangan

    *langsung setep komen serius ngene*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s