Higoss, Sinar Baru Open Source di Banyumas


Kegiatan Higoss bersama para siswa di Bumiayu
Kemunculan Higoss atau High School Goes Open Source mendapat perhatian khusus dari sejumlah kalangan pegiat teknologi informasi dan komunikasi. Kegiatan Higgos turun ke sekolah-sekolah menengah di Banyumas mampu menjembati kesenjangan informasi tentang piranti lunak sumber terbuka (open source) di dunia remaja.

Higoss muncul dari inisiatif Komunitas BlankOn Banyumas untuk mendekatkan dunia teknologi informasi ke kalangan remaja atau pelajar. Selama ini kalangan remaja acapkali ditempatkan sebagai target pasar para produsen TI yang ujung-ujungnya menghasilkan budaya konsumtivisme semata.

“Higoss berdiri agar remaja makin melek TIK. Secara berkali kami datang ke sekolah-sekolah untuk berdiskusi tentang masalah TIK, terutama open source. Dari sinilah, muncul kelompok-kelompok studi linux di sekolah,” jelas Pri Anton Subardio, Komandan Higoss.

Higoss berdiri pada 2011. Anggotanya berjumlah sekitar 20 orang, sebagian besar anggotanya masih berstatus mahasiswa di Politeknik Pratama Purwokerto. Kegiatan Higoss mendapat sambutan baik dari pihak kampus sehingga untuk pembiayaan kegiatan di sekolah acapkali ditalangi oleh dana kampus.

Selain belajar teknis, para anggota Higoss juga berlatih menulis panduan, membuat presentasi, dan menulis berita kegiatan. Higoss memacu para anggotanya untuk belajar tentang open source karena setiap anggota mendapat jatah presentasi di sekolah-sekolah secara bergiliran.

Higoss juga memberikan dukungan teknis bagi desa-desa di Banyumas dan Tasikmalaya yang ingin menerapkan dukungan teknologi open source di pemerintahan desa. Ada dua desa yang mereka dampingi secara rutin, yaitu Desa Mandalamekar di Tasikmalaya dan Desa Melung di Banyumas. Mereka melakukan instalasi sistem maupun peningkatan kemampuan bagi warga desa supaya mampu memanfaatkan piranti lunak tersebut.

Belum lama ini, Higoss mendapat kunjungan dari pengembang utama BlankOn, Akhmad Safrudin atau Somat (25/12/2011). Somat berbagi pengalaman tentang pengembangan BlankOn, termasuk mengajak para pegiat Higoss untuk bergabung menjadi pengembang sistem di BlankOn. Kedatangan itu menambah semangat para pegiat Higoss untuk belajar lebih keras lagi tentang dunia open source.

Sekretariat Higos ada di Wisma Merdeka, Jalan Merdeka No 17, Purwokerto. Semoga Higoss mampu menjadi sinar pencerahan bagi perkembangan open source di Banyumas dan sekitarnya. Salut!

2 thoughts on “Higoss, Sinar Baru Open Source di Banyumas

  1. Higoss bisa menjadi gerakan yang efektif bila kegiatan mereka mampu menimbulkan lingkaran belajar. Sebagian besar organisasi hanya melahirkan aktivisme dan tradisi megalomania belaka. Kita tunggu apakah Higoss mampu menjadi organisasi pembelajar atau justru menjadi pengisi waktu luang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s