Pengusaha Wanita adalah Germo


Jurnalis sering menunjuk sesuatu yang tunggal dengan menggunakan dua kata, seperti bengkel motor, bunga mawar, dan buku tulis. Bengkel motor digunakan untuk menerangkan bengkel yang menangani atau memperbaiki kendaraan bermotor. Bunga mawar menunjukkan bunga jenis mawar dan buku tulis menunjukkan buku yang dipergunakan untuk menulis.

Bahasa Indonesia memang menggunakan sistem DM (Diterangkan Menerangkan) sementara sehingga untuk melakukan alihbahasa dari Inggris ke Indonesia penulisannya sering dibalik sebab tata bahasa Inggris menggunakan sistem MD (Menerangkan Diterangkan). Misalnya, bunga mawar adalah rose flower. Rose artinya mawar dan flower artinya bunga. Buku tulis adalah note book. Note artinya catatan dan book artinya buku. Namun, tidak semua aturan di atas secara semena-mena digeneralisasikan atau di-gebyah-uyah. Kita perlu mempertimbangkan konteks kalimatnya. Berikut contohnya:

Mereka masing-masing The Hok Bing, pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, Direktur Utama Dana Pensiun Perkebunan Samingoen, dan Li Zhaoling, pengusaha wanita asal Beijing, Cina. (Kompas)

Hanya dalam sehari, polisi berhasil menciduk tiga tersangka pencuri lukisan karya Basuki Abdullah milik pengusaha wanita Dewi Motik Pramono raib. (Koran Tempo)

Apa yang kita bayangkan saat mendengar kata pengusaha garmen? Tentulah yang muncul adalah sosok seorang usahawan yang menggunakan garmen sebagai barang yang diperdagangkan, bukan? Mungkin dia membuat berbagai macam baju yang dijual kepada para pemilik toko. Ada kemungkinan juga dia membuat kain dari bahan baku kapas dan kemudian menjualnya kepada para pembuat baju.

Jika memakai analogi di atas, tentulah kita akan memeroleh keselarasan makna pada frasa sejenis seperti pengusaha tahu (memperdagangkan tahu), pengusaha automotif (jual beli mobil, motor, dan aneka peralatan kendaraan bermotor), dan pengusaha properti (memperdagangkan rumah, ruko, atau apartemen).

Lalu, apa yang kita bayangkan ketika mendengar situs bernama PengusahaWanita.com. Kembali ke analogi di atas, saya membayangkan usaha ini pasti akan dilarang oleh polisi atau Menteri Pemberdayaan Perempuan sebab seorang pengusaha wanita adalah seorang pengusaha yang menjadikan perempuan sebagai barang dagangan. Artinya pengusaha wanita tidak ada bedanya dengan seorang germo, bukan?

Bila yang dimaksud adalah seorang pengusaha berjenis kelamin perempuan, frasa yang benar adalah “wanita pengusaha” atau “perempuan pengusaha”. Dengan demikian, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa “wanita pelukis” adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai pelukis, sedangkan “pelukis wanita” adalah seorang pelukis (bisa pria atau wanita) yang melukis manusia berjenis kelamin perempuan.

  • Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s