Amrozi Cs Bukan Pejuang Islam


Ma’roef Amin (MA), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang fatwa makin usil. Ia menyatakan Amrozi, Muklas, dan Imam Samudra sebagai orang yang mati syahid. Syahid artinya mati dijalan Allah dan surga menjadi tempat yang layak baginya. Pernyataan ini jelas sangat membingungkan sebab faktanya ketiganya adalah pelaku pengeboman yang menewaskan ratusan orang meninggal, serta ribuan orang luka-luka. Terlebih, tak sedikit korban pengeboman itu adalah umat Islam.

Menurut saya, tindakan MA baik pribadi maupun lembaga bisa menyesatkan umat Islam. Pertama, bagaimana mungkin seorang raja tega disebut sebagai syahid. Ini kan konyol. Tindakan Amrozi Cs jelas salah, baik di mata hukum positif maupun hukum Islam. Demi Allah, Al-Quran dengan jelas mengatakan seorang muslim yang menyakiti dan menghilang nyawa muslim lainnya, dosanya seperti membunuh seluruh umat manusia. Berangkat dari pijakan ini, pernyataan MA jelas menyesatkan umat Islam.

Kedua, tindakan Amrozi Cs termasuk aktivitas kriminal yang direncana sehingga ketiganya dapat disebut sebagai pelaku kriminal yang berbahaya. Dalam kajian klinis, tindakan ini hanya bisa dilakukan oleh psikopat ataupun orang yang mengalami disorientasi secara psikologis akut. Bagaimana nalar MA menyebut seorang psikopat yang tega membunuh ratusan orang sebagai syahid? Syahid lebih layak disandang oleh Radisem dkk, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang meninggal dianiaya majikan mereka. Radisem meninggal dalam kondisi perang di jalan Allah, yaitu mencari rizki yang halal untuk menghidupi keluarganya.

Ketiga, penyataan MA sudah masuk dalam kategori sesat pikir. Cara berpikir yang digunakan MA tak beda dengan Syaikh Puji (SP), yaitu sama-sama menggunakan dalil sebagai dalih. Secara semena-mena keduanya mencomot dalil Alquran dan hadist sebagai dalil untuk membenarkan kesesatan yang sedang mereka kembangkan. Sebagai bagian dari umat Islam, saya menyatakan sebaiknya MUI disteril dari penyakit MA dan SP atau lembaga ini suatu saat hanya dimaknai sebagai Majelis Usil Indonesia.

Amrozi dkk jelas bukan orang yang jihad dijalan Allah. Mereka hanya orang-orang yang menggunakan pakaian dan kata-kata mirip orang Islam yang mirip orang Islam. Tuhan orang Islam bukan Tuhan yang haus darah seperti Allah-nya Amrozi Cs. Allah SWT adalah Dia yang menciptakan langit dan bumi, yang menciptakan manusia berbangsa-bangsa, bersuku-suku, untuk saling mengenal dan berkerjasama. Islam diturunkan tak lain dan tak bukan sebagai rahmat bagi seluruh alam, bukan Islam yang mengajarkan pembunuhan seperti yang diyakini oleh Amrozi Cs.

Akhirnya, orang sesat seperti MA sebaiknya cepat angkat dari MUI karena hanya membuat citra Islam buruk!

Yossy Suparyo, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (2002-2004)

3 thoughts on “Amrozi Cs Bukan Pejuang Islam

  1. He… he… he…, mbok jangan dipaksakan. Ngapain ngusir orang dari MUI. Lha wong ngga ada MUI juga Islam tetep diyakini oleh banyak orang kok.

  2. mas…perlebar kacamata keislaman dunk…jaangan cuma bisa jiplak…anak SD aja bisa komentar kaya gitu…..sampean kan cuma islam KTP duank…..sholat juga barangkali sama kaya saya….cuma klo masalah prinsip akidah saya lebih banyak belajar…..banyak baca ya…karena bom yg dibuat ama imam samudra tidak menghancurkan…cuma suara keras aja diluar….bom yg kedua lebih besar….terbukti berdasrkan penelitian dari australia ada CN4, daya ledak mirip nuklir…terlihat ada bunga ledakan difoto…itu dari mana??ga mungkin beli bom segede itu imam samudra….MAHALLL…makanya banyak baca ya ade kecil!!!

  3. Betul kang, kalau masalah bom saya tidak tahu. Tapi saya belajar Islam hingga di Universitas Islam Negeri. Tapi mungkin juga saya salah, karenanya jelaskan dengan lebih detail ya. Tapi Islam yang saya pelajari sangat mengajarkan belas kasih, bukan pengeboman. Saya menyukai kritik Anda. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s