Warga Rawaapu Menunggu Apur Dikeruk


Empat tahun warga Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, menunggu proyek pengerukan Apur. Pada 2004 mereka telah meminta pemimpin Proyek Citanduy-Ciwulan di Banjar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk merehabilitasi saluran pembuangan air (apur) di desa mereka.

Keinginan warga itu ditindaklanjuti pihak desa. Saat itu, Kepala Desa Rawaapu, Didi Syahdiana, mengirim surat bernomor 611.4/54/2004 ke pemimpin proyek. Surat tembusan surat diketahui dan ditandatangani Camat Patimuan Sujono SIP serta dikirim ke Bupati dan DPRD.

Kini saluran apur sudah sangat dangkal. Pada musim hujan apur sudah tak dapat mampu menampung air sehingga wilayah di sekitarnya pun terkena banjir. Dua musim terakhir, petani tak bisa panen karena lahan tergenang air. Di Desa Rawaapu sendiri ada dua lahan pertanian berupa rawa, yaitu Rawa Buaya Mati di Dusun Kalenanyar dan Rawa Cilangsur di Dusun Cikadim dengan luas sawah itu 800 ha.

Warga menginginkan pihak proyek segera mengeruk seluruh endapan lumpur di sepanjang saluran. Bila semua endapan lumpur dikeruk, saluran 12,5 km itu menjadi bersih. Pada musim hujan air dari saluran mengalir ke laut dengan lancar. Tanah yang dikeruk juga bisa dimanfaatkan untuk meninggikan jalan sehingga sarana transportasi di Desa Rawaapu lebih lancar.

  • Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s