Arsip untuk ‘desa mandiri’ Kategori
Pelimpahan, Surga Pengrajin Batu Bata
Sungai Pelimpahan menjadi batas tegas Desa Patimuan dan Desa Cinyawang. Keduanya secara administrasi masuk dalam wilayah Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap. Di sepanjang tepian sungai dibangun tanggul yang menjadi benteng perlindungan warga saat banjir. Jarang tanggung ke bibir sungai ada sekitar 30-50 meter. Di sinilah warga setempat membuat batu bata. Karena banyaknya pengrajin batu bata di sepanjang sungai ini maka, Pelimpahan dikenal sebagai sentra batu bata. Baca selebihnya »
Kripik Tempe, Industri Rumahan Warga Rawaapu
Kripik tempe menjadi produk industri rumahan di Desa Rawaapu, Patimuan, Cilacap. Tempe diiris tipis dicelupkan ke adonan tepung terigu encer lalu digoreng dengan minyak kelapa hingga kering. Hasilnya, keripik renyah yang gurih dan lezat. Baca selebihnya »
Cin Cau, Tanaman Taman yang Menghasilkan
Cin Cau merupakan tanaman yang mudah tumbuh di pekarangan rumah. Anda bisa menanamnya untuk mengisi ruang-ruang kosong, seperti halaman rumah, pematang sawah, atau di pinggir jalan.
Caranya sangat mudah, cukup dengan memotong batang pohonnya (stek) lalu ditanam kembali, seperti kita menanam ketela pohon. Agar tanaman Cin Cau tumbuh dengan baik maka media tanam diberi pupuk kompos atau pupuk kandang. Menurut para petani, Cin Cau sebaiknya ditanam saat sore hari supaya calon akar cepat beradaptasi. Baca selebihnya »
LE Semerlang: Plasma Ekonomi di Puncak Bukit
Pada setiap zaman, sebagian besar manusia menghadapi suatu persimpangan. Satu jalan menuntun pada kekecewaan dan keputusasaan yang mendalam. Jalan lainnya menuntun manusia pada suatu kebinasaan total. Hanya mereka yang sudi menempuh jalan kebijaksanaan yang mampu memilih arah yang benar.
Woody Allen dalam How to Get Ideas

Suasana Pasar Desa
Cinangsi, desa di puncak bukit
“Selamat Datang di Desa Cinangsi” tertulis di tembok tugu berukuran 1,5 x 2 meter, di tepi jalan yang menghubungkan Kecamatan Karangpucung dengan Sidareja. Tugu itu terlihat kusam, catnya pun luntur di sana-sini. Siapapun Anda bila kebetulan melewati jalan ini, periksalah rem dan gas Anda, apakah masih berfungsi dengan baik. Anda akan melalui areal perbukitan berliku-liku, licin, dan bergelombang. Namun, Anda akan menikmati kesejukan alam desa berpagar pohon pinus dan ladang-ladang warga. Baca selebihnya »
Campcaster Bikin Radio Komunitas Tambah Pinter
Radio komunitas (Rakom) merupakan salah satu lembaga penyiaran yang sah secara hukum. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran yang mengakui keberadaan lembaga penyiaran komunitas pada bagian enam pasal 22 sampai dengan pasal 24. Tak heran jika suatu saat Anda menemui ada petani, sekolah,tempat ibadah (masjid/gereja), RT, RW, karang taruna,dan lain sebagainya mendirikan mengelola radio siaran.
Untuk menjalankan lagu-lagu di radio komunitas, kita sebetulnya mempunyai banyak pilihan. Aplikasi pemutar lagu yang populer digunakan adalah (1) MP3 Player, sayang kita mempunyai keterbatasan menyimpan jumlah lagu; (2) Winamp dan Raduga yang bekerja di sistem operasi Window, sayang kita harus mengeluarkan kocek ratusan ribu untuk membeli aplikasi ini; (3) XMMS yang fiturnya mirip dengan Winamp yang bekerja di sistem operasi linux, sayang meskipun gratisan aplikasi ini tidak mempunyai database; dan (4) Campcaster, aplikasi ini bekerja sistem linux, gratisan, dan memiliki kemampuan yang canggih. Baca selebihnya »
Cincau: Benteng Petani Pasca Gagal Panen
Dua musim warga Desa Rawaapu, terutama Dusun Cikuning dan Cikadim, gagal panen. Meski di sepanjang areal persawahan ada saluran irigasi tersier dan cacingan tapi air tak kunjung merambahnya. Hasilnya, tanaman padi perlahan mengering sebelum berbuah. Akibat kekurangan air, alih-alih petani dapat memetik hasil tapi jutru mereka merugi. Mereka telah mengeluarkan banyak uang untuk membayar jasa traktor, membuat persemaian benih, membayar buruh tanam, dan membeli pupuk.

Memetik Daun Cin Cau
Menurut Wikarta (53), warga Dusun Cikuning, peristiwa ini sebenarnya dapat diatasi apabila pengelolaan air diatur secara adil. Dusun Cikuning dan Cikadim yang terletak di ujung desa tidak mendapat jatah air karena desa-desa sebelahnya menggunakan air secara berlebih. Mereka terus membuka pintu air meski jatahnya sudah habis. Baca selebihnya »
Lengo Klentik Versus VCO
Menurut saya inilah paradok dunia modern. Di desa, terutama di Jawa, minyak goreng menjadi produk rumah tangga. Warga memarut daging kelapa dan santannya menjadi bahan baku lengo klentik. Proses pembuatan lengo klentik cukup sederhana. Kelapa diparut dan diambil santannya kemudian dipanaskan hingga airnya menguap dan tinggal padatan yang menggumpal. Gumpalan padatan ini disebut blendo. Baca selebihnya »
Desa Jangan Ditekan Pasang Internet
Sejumlah desa di Kabupaten Cilacap menolak program internet desa yang dikemas dalam Sistem Informasi Pemerintahan Desa atau Simpemdes yang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain tak sesuai dengan kebutuhan desa, sejumlah desa menolak program itu juga karena diminta menganggarkan kegiatan tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Padahal program Simpemdes itu sendiri belum diatur dalam surat keputusan apa pun oleh Pemkab Cilacap.
Kepala Desa Sidasari Sutrisno yang merupakan salah seorang kepala desa di Kecamatan Cipari, Minggu (2/3), mengatakan, hampir seluruh kepala desa di Kecamatan Cipari menolak program Simpemdes itu meskipun setiap desa nantinya akan menerima kucuran dana hingga Rp 48,5 juta sebagai dana penunjang program tersebut. “Kami belum membutuhkan teknologi internet karena yang kami butuhkan sekarang ini adalah perbaikan jalan dan jembatan. Itu yang terpenting. La wong, jaringan telekomunikasi saja masih minim,” ucapnya. Baca selebihnya »
Kaum Bersarung di Ladang Karet

Kiai Daldiri, Tokoh Nahdlatul Ulama Cigintung tengah menjelaskan bibit karet yang dikembangkan lewat media plastik polypack
Selain Valentine Day, bulan Februari memiliki makna khusus bagi warga Cigintung, bulan ini menandai gerakan pembebasan petani dari jerat tengkulak.
Membebaskan petani dari jerat tengkulak adalah awal gerakan Kompak, Komunitas Petani Karet Desa Cigintung. Berbekal gelontoran dana dari Lakpesdam NU, 27 orang anggota Kompak dapat melunasi hutangnya pada para tengkulak. Setelah itu, mereka menata organisasi dan meningkatkan posisi tawar untuk menentukan harga.
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)
Komentar (3)