Arsip untuk April, 2009|Halaman arsip bulanan

Babu Bae Jagoan Komputer

Kepriwe rasane nek para tukang masak lan umbah-umbah terus nyekel komputer? Kasile internet rasa jangan thewel, senenge pamer panganan nang ruang chattingan. Jan, apa tumon komputer kawin karo pawon.

Para Babu Jagoan Komputer dan Internet Berkumpul di Hongkong

Kaya kuwe ece-ecean nang chattroom karo para tenaga kerja wedon (TKW) nang pirang-pirang negara sing tak lakoni. Contone Yu Fitri, TKW sekang Kawunganten, Cilacap nang Hongkong. Deweke sering dadi gurune inyong babagan utak-utik website. Fitri jagoan gawe portal atau website, padahal deweke mung jebolan Madrasah Ibtidayah. Siki aja ngomong, sing jere tau mangan bangku kuliahan kaya inyong, be hormat sinau karo deweke. Seh, sarjana malah blajar komputere karo babu. Baca selebihnya »

Bupati Cilacap Segera Ditahan

“Saya segera menahan siapapun yang melakukan korupsi, termasuk tersangka yang berstatus kepala daerah.”

Demikian janji Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kajati), Winerdy Darwis. Ia mengaku akan segera menahan Bupati Cilacap, Probo Yulastoro, meskipun status perkaranya masih penyidikan. Penahanan Probo akan dilaksanakan pada saat pelimpahan tahap kedua. Baca selebihnya »

Contreng atau Centang

April tahun ini, saya sering berurusan dengan kata contreng. Maklum sebagian besar berita yang masuk ke meja redaksi sering kali terkait dengan persoalan Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilu kali ini juga menerapkan sistem baru di mana pemilih tidak lagi mencoblos tanda gambar tapi dengan mencoretkan tanda seperti v atau cawang pada pilihannya. Baca selebihnya »

Kenali Potensi Desa dengan Program MDS

Tidak setiap warga mampu menjelaskan peta wilayah dan potensi daerahnya, meski hanya setingkat dusun. Pengetahuan kampung terlupakan, kalah oleh informasi dan pengetahuan yang diproduksi oleh media massa. Mereka lebih hafal nama-nama artis ibukota dibanding nama Ketua-ketua Rukun Tetangga (RT) di dusunnya. Mereka bisa menyebutkan nama-nama sungai besar di dunia dibanding sungai-sungai di kecamatannya. Baca selebihnya »

Penambal Ban, Penyambung Nasib Keluarga

Namanya Jinem. Nama yang singkat dan “njawani”. Ibu tiga putra itu mengaku sejak 1972 mengadu nasib sebagai tukang tambal ban. Ban apa saja, sepeda motor, truk, bis, becak, dan lainnya.
Baca selebihnya »