Arsip untuk Mei, 2008|Halaman arsip bulanan
Desa Jangan Ditekan Pasang Internet
Sejumlah desa di Kabupaten Cilacap menolak program internet desa yang dikemas dalam Sistem Informasi Pemerintahan Desa atau Simpemdes yang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selain tak sesuai dengan kebutuhan desa, sejumlah desa menolak program itu juga karena diminta menganggarkan kegiatan tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Padahal program Simpemdes itu sendiri belum diatur dalam surat keputusan apa pun oleh Pemkab Cilacap.
Kepala Desa Sidasari Sutrisno yang merupakan salah seorang kepala desa di Kecamatan Cipari, Minggu (2/3), mengatakan, hampir seluruh kepala desa di Kecamatan Cipari menolak program Simpemdes itu meskipun setiap desa nantinya akan menerima kucuran dana hingga Rp 48,5 juta sebagai dana penunjang program tersebut. “Kami belum membutuhkan teknologi internet karena yang kami butuhkan sekarang ini adalah perbaikan jalan dan jembatan. Itu yang terpenting. La wong, jaringan telekomunikasi saja masih minim,” ucapnya. Baca selebihnya »
Kaum Bersarung di Ladang Karet

Kiai Daldiri, Tokoh Nahdlatul Ulama Cigintung tengah menjelaskan bibit karet yang dikembangkan lewat media plastik polypack
Selain Valentine Day, bulan Februari memiliki makna khusus bagi warga Cigintung, bulan ini menandai gerakan pembebasan petani dari jerat tengkulak.
Membebaskan petani dari jerat tengkulak adalah awal gerakan Kompak, Komunitas Petani Karet Desa Cigintung. Berbekal gelontoran dana dari Lakpesdam NU, 27 orang anggota Kompak dapat melunasi hutangnya pada para tengkulak. Setelah itu, mereka menata organisasi dan meningkatkan posisi tawar untuk menentukan harga.
Komentar (3)
Komentar (8)